Baca, Cermati, dan Resensi

September 13, 2020

 

Ngainun Naim

 


Aktivitas sehari-hari yang kadang-kadang sibuk memang mengurangi kesempatan saya untuk membaca dan menulis. Meskipun demikian saya selalu berusaha menyisihkan waktu untuk menekuni dua aktivitas yang saya sukai ini. Dari sisi jumlah waktu memang tidak banyak, namun saya selalu berusaha melakukannya. Kadang sehari hanya mampu membaca 10 halaman. Itu pun setelah melalui perjuangan yang tidak ringan. Menulis begitu juga. Kadang sehari hanya mampu menulis 5 paragraf.

Saya menulis beragam tulisan. Tulisan ringan semacam ini menjadi menu wajib. Sesibuk apa pun saya berusaha menulis tulisan jenis ini untuk kemudian saya bagi di blog. Bagi saya, tulisan semacam ini memiliki banyak manfaat. Salah satunya adalah menjaga semangat untuk terus menulis.

Bentuk tulisan yang juga saya unggah adalah resensi buku. Memang resensi yang saya buat mungkin tidak memenuhi kriteria resensi yang baik sehingga layak muat media massa. Memang saya kadang mengirimkannya ke media massa juga, namun lebih sering saya tidak mengirimkannya. Cukup di blog semacam ini.

Syarat penting yang saya pegang—tapi ini khusus bagi saya—saat membuat resensi adalah telah membaca secara tuntas buku yang saya resensi. Bagi saya ini sangat penting karena dengan membaca secara tuntas, saya mendapatkan gambaran yang lebih utuh tentang isi buku. Beberapa bagian buku yang penting saya catat. Siapa tahu suatu saat saya perlukan saat menulis.

Resensi adalah upaya saya mengapresiasi isi buku. Juga upaya mengaktualisasikan hasil pemahaman saya terhadap buku yang saya baca. Ini hanya cara sederhana saya merawat budaya literasi. Salam.

 

Trenggalek, 13 September 2020

 

24 komentar:

  1. Trimakasih prof atas ilmunya, saya jadi tambah ilmu resesi

    BalasHapus
  2. Luar biasa prof...hari Minggu tambah ilmu...

    BalasHapus
  3. Menulis itu jangan menunggu waktu luang tapi luangkan waktu untuk menulis. Sangat setuju dengan kalimat tersebut

    BalasHapus
  4. Luar biasa bpk, terima kasih atas sharing ilmunya

    BalasHapus
  5. Semoga saya bisa mengikuti langkah pak Naim, banyak buku uang harus sata baca dan resensi

    BalasHapus
  6. Buku buku yg saya beli juga masih banyak yg belum terbaca! Masih sulit memraktikkan membaca konsisten tiap hari. 😅

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memang butuh perjuangan. Insyaalllah kalau ada kemauan akan bisa dilakukan.

      Hapus
  7. Semoga saya mampu seperti keahlian Prof. Naim

    BalasHapus
  8. Meluangkan waktu untuk membaca buku dan meresensi..belum sepenuhnya diamalkan

    BalasHapus
  9. singkat tapi berkualitas mas Doktor Naim

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.