Ide, Proses Kreatif, dan Eksekusi (4)

Maret 20, 2021

 

Ngainun Naim


 

 

Baiklah, pada tulisan ini saya ingin membuat sedikit catatan penting terkait ide. Pertama, ide itu tidak datang begitu saja. Ide merupakan bagian dari proses. Bagian dari upaya dan usaha. Ia bisa datang dari luar sebagai hasil dari banyak membaca, interaksi sosial, melakukan pengamatan, dan aktivitas lain yang memungkinkan ide bisa muncul. Semakin intensif usaha dilakukan maka ide akan semakin banyak yang muncul ke pikiran.

Kedua, ide tidak terkait dengan bakat tetapi terkait dengan latihan dan kepekaan. Jika sering dilatih maka ide akan datang sesuai kebutuhan. Tapi jika jarang—atau bahkan tidak pernah—tentu tidak akan mudah diperoleh.

Ketiga, ide yang datang biasanya memiliki kedekatan dengan kita. Bisa jadi karena faktor kedekatan ilmu, jurusan, minat, topik, dan sejenisnya. Jarang ada ide yang jauh dari hal-hal yang memiliki kedekatan. Jika pun ide itu ada biasanya memiliki kesulitan untuk mengeksekusi.

Keempat, ide juga bisa datang saat menemukan momentum. Sekarang ini momentu banyak sekali dalam bentuk undangan menulis, call for paper, momentum tertentu, dan sejenisnya. Ketika momentum datang maka sedapat mungkin dimanfaatkan karena ini merupakan kesempatan yang sangat berharga.

Kelima, ketika ide datang maka segeralah mencatat aspek-aspek penting dalam bentuk kata, gagasan, pemikiran, dan sejenisnya. Mengandalkan hafalan beresiko hilang. Catatan jauh lebih efektif dibandingkan dengan hafalan.

8 komentar:

  1. Menulislah dahulu maka ide akan datang kepadamu

    BalasHapus
  2. Idenya hanya berupa judul prof, lanjut gmn

    BalasHapus
  3. Mengandalkan hafalan beresiko hilang. Leress niki

    BalasHapus
  4. Inggih Prof... Semoga saya cepat terbiasa menangkap Dan mengeksekusinya segera... Matur sembah nuwun nggih infonya...

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.