Tipe dan Kuadran Menulis

Oktober 25, 2021


 

Oleh Ngainun Naim

 

Dunia menulis memang unik. Setiap orang yang menekuni dunia menulis selalu memiliki pengalaman personal yang unik. Ada suka duka, pengalaman mengesankan, dan banyak hal yang tidak mudah untuk diceritakan.

Secara sederhana orang yang menekuni dunia menulis bisa dibedakan menjadi beberapa tipe. Tipe pertama adalah mereka yang terus bertahan, berproses, dan menekuni dunia menulis sejak mulai berkiprah sampai sekarang. Bagi penulis tipe ini, menulis sudah menjadi bagian tidak terpisah dari kehidupan. Hari-harinya diisi dengan terus menulis dan menghasilkan karya. Cara kerjanya konsisten.

Penulis tipe pertama ini tidak kenal musim. Orangnya selalu bisa eksis meskipun zaman berubah. Karyanya terus saja muncul seolah tidak kenal jeda. Bagi kelompok ini, tugas penulis adalah menulis dan menulis.

Tipe kedua adalah penulis musiman. Maksudnya, ia produktif menulis tidak setiap saat tetapi bergantung kepada momentum. Bagi dosen, mereka baru produktif menjelang deadline laporan kinerja, deadline laporan penelitian, dan deadline lainnya. Saat semacam ini mereka sangat produktif. Setelah tugas selesai, menulis juga berhenti.

Profesi lainnya juga sama. Bagi tipe ini, dorongan eksternal menjadi penentu kinerja. Ketika tidak ada dorongan, aktivitas menulis cenderung pasif.

Tipe ketiga adalah penulis yang pernah produktif. Pada suatu masa, tipe ini sangat produktif dalam menghasilkan karya. Tulisan demi tulisannya terus saja bermunculan. Banyak orang yang mengagumi produktivitasnya.

Namun zaman berubah. Kehidupan penulis tipe ini juga berubah. Produktivitas yang pernah disandang perlahan mulai surut sampai kemudian hilang sama sekali. Tidak ada lagi karya yang dihasilkan.

Tentu ada banyak faktor yang menjadi penyebabnya. Bisa jadi karena kesibukan kerja, menulis tidak lagi memberikan keuntungan finansial, kalah dengan kehadiran para penulis baru, dan banyak sebab lainnya. Karyanya tidak lagi muncul. Namun demikian masyarakat pernah mengenalnya sebagai seorang penulis yang produktif.

Tipe keempaat adalah penulis yang pernah muncul dengan karyanya. Mungkin ia pernah menulis satu atau dua artikel. Bisa juga satu atau dua buku. Setelah itu tidak lagi ada karya yang terbit. Namun demikian sejarah mencatat bahwa penulis tipe ini pernah menorehkan karyanya.

Tipe kelima adalah penulis cita-cita. Ya, cita-citanya menjadi penulis. Namanya juga cita-cita, belum ada karyanya. Ia masih terus membangun cita-citanya, entah kapan akan terwujud.

Dalam perspektif berbeda, penulis buku produktif Nurul Chomaria membagi penulis menjadi beberapa kuadran. Menurut penulis lebih dari 70 judul buku tersebut, ada empat kuadran penulis. Kuadran pertama adalah penulis yang mau dan mampu. Di kuadran kedua, penulis yang tidak mampu tapi mau. Kuadran ketiga adalah penulis yang mampu tapi tidak mau. Adapun di kuadran keempat, adalah tidak mampu dan tidak mau. Jika kita sudah memahami di posisi mana kita, maka kita dapat menentukan langkah.

Baiklah, sekarang mari kita instropeksi diri. Anda termasuk tipe mana? Masuk kuadran yang mana? Anda lebih tahu. Namun yang lebih penting bukan tahu posisi tetapi apa yang akan Anda lakukan setelah mengetahui posisi diri Anda.

 

Trenggalek, 25-10-2021

26 komentar:

  1. Sangat joss sekali pak, saya tipe mana ya hehe bahkan untuk menyebut diri penulis saja masih belum mampu hehe

    BalasHapus
  2. Wah, saya di kuadran mana ya

    BalasHapus
  3. Hehe.... Tulisan utk berkaca diri. Terima kasih Pak.

    BalasHapus
  4. Tidak tahu termasuk tipe penulis yang mana dan masuk kuadran berapa. Yang pasti masih terus berusaha konsisten menulis dan menghasilkan karya. Matur nuwun motivasinya pak doktor Ngainun Naim. 🙏🙏

    BalasHapus
  5. Aduh...makjleb rasanya, Pak..
    Terimakasih, karena telah diingatkan.salam literasi.

    BalasHapus
  6. Siap Prof utk terus menulis dan produktif dg banyak membaca karya2 mentor dan penulis hebat. Matur nuwun sgt bermanfaat

    BalasHapus
  7. Siap belajar meningkatkan kemampun menulis Prof.

    BalasHapus
  8. Assalamualaikum Prof, benar apa yang dibahas dalam tulisan Prof, kalau saya penulis tipe 2 dan dikuadran ketiga... Terima kasih prof...

    BalasHapus
  9. Mantap dan menginspirasi nunyuk memilih kuadran. Terimakasih Prof tas pencerahannya

    BalasHapus
  10. Tulisan yang menginspirasi pak. Keren

    BalasHapus
  11. Keren pak. Sangat inspiratif. Thanks pak

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.