Waktu Luang dan Luangkan Waktu

Juni 03, 2020

Ngainun Naim

Cara membaca buku bermacam-macam. Bagi Anda yang sibuk, membaca buku bisa dilakukan sedikit demi sedikit. Jika ini konsisten dilakukan maka akan banyak halaman yang bisa Anda jelajahi seiring perjalanan waktu.

Misalnya, pagi hari Anda membaca selama 10 menit. Dalam rentang waktu tersebut, Anda telah menjelajah sekitar 3-4 halaman. Jika Anda melakukan hal yang sama sampai lima kali maka dalam sehari Anda telah menamatkan sekitar 15-20 halaman. Ini artinya sebulan Anda telah menjelajah sekitar 450-600 halaman. Sebuah jumlah yang sangat banyak. Catatannya adalah Anda melakukannya secara konsisten atau rutin.

Tetapi sesungguhnya memulainya yang berat. Banyak yang tahu manfaat membaca tetapi berat untuk menjalankannya. Biasanya, dipaksa menjadi kunci untuk memulai. Setelah terbiasa maka tidak ada lagi rasa terpaksa.

Jangan menunggu waktu luang. Anda tidak akan memilikinya. Anda akan terus didera kesibukan. Terus? Luangkan waktu.

Menulis juga begitu. Luangkan waktu. Jangan menunggu waktu luang. Jika sangat sibuk, menulis sehari lima paragraf itu sudah cukup. Jika dilakukan secara konsisten, Anda akan memiliki tulisan yang berlimpah.

Selamat mencoba. Semoga sukses. Salam.

Tulungagung, 2 Juni 2020

46 komentar:

  1. Trm kasih atas Nasehat nya Pak insya Allah semoga sy bs istiqamah doakan semoga tahun ini bs lahir sebuah Buku ajar ulumul Qur'an

    BalasHapus
  2. Seperti halnya pisau. Semakin sering di asah maka kekuatan ketajamannya juga ikut bertambah.

    Terima kasih mas Doktor yang selalu menginspirasi

    BalasHapus
  3. Benar, Prof... Harus memaksa diri dulu biar terbiasa.

    BalasHapus
  4. Tipsnya...mantul.Trimakasih Bpk.

    BalasHapus
  5. Terima kasih pak, sangat menginspirasi

    BalasHapus
  6. Tipsnya...mantul.Trimakasih Bpk.

    BalasHapus
  7. Resep yang mempunyai nilai guna guna.

    BalasHapus
  8. Lanjutkan kang. Terus berkarya

    BalasHapus
  9. Terima kasih Guru, insyaAllah di praktikan. Doa kami untuk Guru

    BalasHapus
  10. di masa korona sekarang tentu banyak waktu luang sangat banyak, namun sedikit orang yang meluangkan waktu, semangat terus pak dan terima kasih atas masukan untuk meluangkan waktu

    BalasHapus
  11. Sehari semalam selalu sama, 24 jam, 1.440 menit. Tinggal bagaimana meluangkan waktu. Selalu menginspirasi. Terimakasih pak.

    BalasHapus
  12. Membaca memberikan inspirasi dan wawasan bagi pembaca untuk memahami fenomena. Pembaca tidak mudah terprovokasi oleh keadaan.

    BalasHapus
  13. Kadang memang kita merasa terkungkung pada sebuah kesibukan. Namun dengan membaca mungkin kita akan menemukan solusi atas kesibukan itu.
    Terimakasih atas motivasinya pak.

    BalasHapus
  14. Memang harus meluangkan waktu untuk membaca.Menunggu waktu luang rasanya terlalu sulit untuk wanita berperan ganda. Memang harus dipaksa. Terima kasih Ustadz Naim. Sangat menginspirasi.

    BalasHapus
  15. Ide/tema tulisan terkadang muncul di benak pikiran kapan dan dimana saja. .
    Terima kasih atas informasi dan motivasinya Prof. Naim.

    BalasHapus
  16. Tipsnya mantul pak dosen
    Terima kasih ...

    BalasHapus
  17. Sangat menginspirasi...
    Smg bisa mengikuti jejak pak Naim yg sll kereen.....

    BalasHapus
  18. Hidup adalah kehendak bebas, maka hidup terdiri dari pilihan-pilihan, anda meluangkan waktu untuk membaca dan menulis, itu menunjukkan prioritas pilihan dalam hidup anda.
    Apakah kita sdh meluangkan waktu untuk membaca dan menulis? Apakah membaca dan menulis sdh menjadi prioritas dlm hidup kita? Seberapa banyak hal remeh temeh yg dengan sengaja kita luangkan waktunya, sedangkan membaca dan menulis belum juga kita luangkan?

    Sebagaimana yg beliau sampaikan, mari kita sama-sama membaca dan menulis, beliau sdh memberikan salah satu trik nya, yakni: mari dengan sengaja, kita meluangkan waktu untuk membaca dan menulis..

    Mabruuk, Pak Ngainun Naim . . Aamiin

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.