KKN VDR LAGI

Januari 04, 2021

 

Ngainun Naim

 



Kejenuhan akibat pandemi sungguh terasa. Komentar, sikap, dan respon yang menandakan kejenuhan ini tidak terlalu sulit untuk kita temukan. Di media sosial atau perbincangan sehari-hari terasa sekali orang sudah ingin bebas. Ingin menikmati kehidupan normal sebagaimana sebelum pandemi.

Keinginan semacam itu saya kira wajar dan bisa dipahami. Nyaris setahun kita berada dalam situasi pandemi. Jangankah setahun, sebulan saja sudah gabut tidak karuan. Persoalannya, pandemi belum usai. Bahkan kini semakin menggila. Tulungagung hari ini masuk zona merah. Data tanggal 3 Januari kemarin menunjukkan semua kecamatan di Tulungagung merah merona. Jadi jangan abaikan Corona. Mari terus waspada.

Tentu tidak ada yang ingin situasi semacam ini terus berlarut. Usaha lahir dan batin terus kita lakukan. Semoga pandemi berlalu dan kita merasakan indahnya kehidupan tanpa ancaman. Kuncinya—salah satu yang terpenting—ada pada kita. Taati protokol kesehatan secara ketat.

Situasi semacam ini membuat Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa IAIN Tulungagung juga harus menyesuaikan diri. Sesungguhnya saya bersama kawan-kawan LP2M IAIN Tulungagung sudah mendiskusikan berkali-kali tentang kemungkinan-kemungkinan pelaksanaan KKN pada periode 1 tahun 2021 ini. Saya juga sudah koordinasi dengan pimpinan terkait pelaksanaannya. Saat itu saya sampaikan bahwa formula utamanya tetap seperti sebelumnya (KKN Virtual Dari Rumah) namun praktik di lapangan diperluas. Sistemnya semacam blended antara virtual dan faktual.

Sebulan belakangan ini situasi pandemi memburuk. Tulungagung sudah masuk zona merah. Begitu juga dengan Kota Blitar dan Kabupaten Kediri. Ini situasi berbahaya. Tidak mungkin lagi melaksanakan KKN blended. Kami pun kembali mendesain KKN Virtual Dari Rumah (KKN VDR).

Bagi kami, keselamatan itu aspek yang utama. Kita tidak tahu apa, mengapa, dan bagaimana virus ini bergerak. Justru karena itulah kehati-hatian merupakan hal yang harus mendapatkan perhatian utama. Taat protokol kesehatan dengan 3 M menjadi aktivitas yang harus dijalankan dengan disiplin. Meskipun banyak warga yang tidak peduli, justru di sini peran mahasiswa KKN untuk mensosialisasikan signifikansi taat pada protokol kesehatan.

Substansinya adalah KKN tetap berjalan. Jika kondisi langsung tidak memungkinkan maka harus dipikirkan strateginya secara virtual. Bagaimana pun tetap ada banyak aspek positif yang bisa diperoleh dari pengabdian di situasi yang semacam ini.

Titik tekan pengabdian jenis ini adalah produk berupa karya tulis dan produk kreatif lainnya. Produk-produk semacam ini penting untuk memperkuat daya dukung bagi institusi. Semoga KKN VDR 1 Tahun 2021 bisa berjalan lancar. Mohon doa Bapak Ibu sekalian. Amin.

 

 

Trenggalek, 4 Januari 2020

 

2 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.