UIN SATU Kuat, Peradaban Nusantara Hebat

Juli 18, 2021


 

Ngainun Naim

 

Saya bekerja di UIN Sayyid Ali Rahmatullah, disingkat UIN SATU Tulungagung. Kampus tempat saya bekerja ini sekarang telah berusia 53 tahun. Jika usia manusia, tentu 53 tahun bukan usia yang muda. Tapi bagi lembaga pendidikan tentu belum terlalu tua.

Universitas Al-Azhar di Mesir sudah berumur ribuan tahun. Universitas ini dibangun pada tahun 970-972 M. perjalanannya yang sangat Panjang telah mewarnai dinamika perkembangan zaman di berbagai wilayah dunia.

Universitas Harvard didirikan tahun 1636. Universitas yang disebut sebagai universitas terbaik di dunia ini telah melewati rentang perjalanan yang sangat Panjang. Lulusan universitas ini tersebar di banyak belahan dunia. Mereka menjadi tokoh-tokoh yang sangat berpengaruh.

Dibandingkan dengan Al-Azhar dan Harvard, tentu UIN SATU belum ada apa-apanya. Ia bisa diibaratkan laiknya bayi yang baru merangkak. Usia berdirinya saja sangat jauh.

Namun UIN SATU Tulungagung terus berbenah. Kampus ini didirikan oleh ulama, kiai, dan tokoh masyarakat. Maka Rektor UIN Satu Tulungagung Prof. Dr. Maftukhin, M.Ag menegaskan bahwa basis bagi pengembangan institusi adalah para pendiri. Hal ini dibuktikan dengan program unggulan UIN SATU, yaitu pesantren dalam kampus, bukan kampus di dalam pesantren.

Pada saat menyampaikan sambutan Dies Natalis ke-53 tanggal 17 Juli 2021, Rektor menegaskan bahwa UIN SATU Tulungagung merupakan Kampus dakwah dan peradaban. Hal ini sejalan dengan jejak awal sejarah pendirian lembaga. Tema Dies Natalis kali ini adalah UIN SATU Kuat, Peradaban Nusantara Hebat.

53 tahun sesungguhnya bukan usia muda. Telah banyak yang kita capai tetapi masih banyak juga yang harus kita perjuangkan. Kampus ini ada di kota kecil namun bisa menjadi UIN. Ini tentu merupakan sebuah capaian yang penting untuk diapresiasi. Pak Rektor mengajar kepada semua pihak untuk terus mengembangkan UIN SATU. Sekarang ini jumlah mahasiswa kita sebanyak 22.000. Ke depan diharapkan bisa mencapai 30.000 sehingga akses masyarakat semakin besar untuk mengenyam bangku pendidikan.

Pada sisi lain Rektor juga menegaskan bahwa nama Sayyid Ali Rahmatullah adalah nama keulamaan Sunan Ampel. Jadi keulamaan adalah punjer atau muara. Karena itulah usaha-usaha serius akan terus dilakukan demi kemajuan UIN SATU.

 

Trenggalek, 17 Juli 2021

20 komentar:

  1. Selamat berjuang jerus Prof. Selamat berulang tahun utk mewujudkan pesantren dlm kampu, menuju peradaban Nusantara Hebat

    BalasHapus
  2. Semangat pak terus berkarya

    BalasHapus
  3. Tetap semangat. Maju terus pantang mundur. Sekali bendera berkibar pantang surut kembali. Jayalah UIN SATU dalam lindungan dan keberkahan Allah azza wajalla untuk Indonesia yang lebih bwradab. Insyaa Allah.

    BalasHapus
  4. Semoga berjaya menghasilkan sarjana yang berkualitas dan berakhlak mulia.

    BalasHapus
  5. Semoga UIN semakin besar dan membawa manfaat bagi umat

    BalasHapus
  6. UIN Tulungagung semakin berkibar..maju terus Untuk umat..

    BalasHapus
  7. Semoga semakin berkembang pesat sebagai pusat peradaban umat. Di sinilah tempat mengukir sejarah perjuangan dunia dan akhirat. Barokallahu fikum, wahai guru-guru hebat.

    BalasHapus
  8. Jaya selalu kampus literasi

    BalasHapus
  9. Maju terus UIN SATU semoga ke depan tambah Jaya mencetak generasi yang beriman dan sukses dunia akhirat

    BalasHapus
  10. Kata suami dulu jenengan pernah dawuh kurang lebih "usia bisa menua, tetapi ide dan pemikiran bisa diabadikan dalam bentuk tulisan "

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.